Kamis, 25 Maret 2010

Cara Mengambil Keputusan Dalam Memecahkan Suatu Masalah

Dalam kehidupan Sehari-hari kita sering kali dihadapkan dengan suatu permasalahan baik itu masalah pribadi, masalah keluarga, masalah cinta, masalah dunia dan berbagai masalah lainnya yang tentu saja antar satu orang dengan yang lainnya menemui masalah yang berbeda-beda. Dengan adanya masalah ini kita dituntun untuk memberikan dan mengeluarkan suatu keputusan agar kita bisa keluar dari permasalahan tersebut. Apa pun keputusan yang diambil oleh seseorang pasti memiliki makna penting dan nilai tersendiri bagi pemegang keputusan, baik bagi orang lain maupun terhadap diri sendiri. Sebagaimana yang kerap kita saksikan, setiap keputusan pemimpin sangat ditunggu-tunggu berbagai kalangan dengan intensi dan kepentingan masing-masing.

Kecil atau pun besar volume kelompok yang dipimpinnya, keputusan pemimpin sangatlah berarti, serius, serta berpengaruh besar dan luas. Kenyataan ini memberikan sekelebatan indikasi bahwa keputusan harus diambil tidak saja dengan hati-hati, tapi juga tegas dan diputuskan dengan berani dalam keadaan sadar.

Ada dua hal yang dibedakan berdasarkan prosesnya, yakni memecahkan masalah (problem solving) dan membuat keputusan.

Kedua hal diatas tidak jarang orang memandangnya sama, dan kedua hal itu dianggap saling berkaitan. Padahal keduanya memiliki definisi yang berbeda. Pemecahan masalah merupakan serangkaian aktivitas manusia dalam menjalani kehidupannya. Aktivitas hidup tersebut meliputi berbagai sendi atau aspek, baik menyangkut hubungan antarpribadi, pekerjaan, maupun kehidupan sosial secara lebih luas.
Dan Semua aktivitas bertujuan untuk mencapai dalam peningkatan kualitas manusia yang bersifat kontinu atau berkelanjutan. Menjadi seorang Manusia kita dituntut harus selalu kreatif saat memecahkan masalah yang dijumpai dalam keseharian hidupnya.

Untuk Ada empat hal penting yang patut dimiliki seseorang agar mampu melampaui proses pemecahan masalah dengan baik yaitu:
Pertama, pemahaman terhadap masalah yang sesungguhnya.
Kedua, menguasai strategi pemecahan yang jitu.
Ketiga, memiliki kemampuan dan keterampilan yang teruji, dan
keempat, mengenali rintangan demi rintangan yang harus dihadapi.

Dan Secara garis besar, pendekatan kreatif dalam problem solving terbagi atas tiga bagian
1. Proses inventarisasi sebagai bagian pertama,
2. identifikasi masalah,
3. proses pemecahan dan penerapan.

semoga informasi ini bisa bermanfaat dan membuat kita dapat mengambil keputusan yang nantinya tidak merugikan orang lain atau kita sendiri dan semoga kita mampu untuk mengalami proses dalam menghadapi masalah yang ada.........

0 komentar: